<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Comparison of Platelet Count, Hemoglobin, Hematocrit, Mean Platelet Volume (MPV) and Platelet Distribution Width (PDW) in Dengue Fever Patients and Dengue Hemorrhagic Fever Patients</article-title>
        <subtitle>Perbandingan Jumlah Trombosit, Hemoglobin, Hematokrit, Mean Platelet Volume (MPV) dan Platelet Distribution Width (PDW) Pada Pasien Demam Dengue dan Pasien Demam Berdarah Dengue</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Saajidah</surname>
            <given-names>Zuhrotus</given-names>
          </name>
          <email>syahrulardiansyah@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Ardiansyah</surname>
            <given-names>Syahrul</given-names>
          </name>
          <email>syahrulardiansyah@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-09-26">
          <day>26</day>
          <month>09</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>26</day><month>09</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>I. Pendahuluan </title>
      <p id="_paragraph-11">Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang umum ditemukan di wilayah tropis dan subtropis. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk <italic id="_italic-50">Aedes aegypti</italic> dan <italic id="_italic-51">Aedes albopictus</italic>, dan dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah serta gangguan pembekuan darah, yang mengakibatkan perdarahan <xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. Infeksi dengue terdiri dari dua manifestasi yaitu demam dengue (DD) dan demam berdarah dengue (DBD). Demam dengue (DD) umumnya ditandai dengan demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta nyeri di belakang mata. Sementara itu Demam berdarah dengue (DBD) merupakan bentuk yang lebih parah dengan gejala seperti perdarahan, pembesaran hati (hepatomegali), dan gangguan sirkulasi <xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-12">Word Health Organization (WHO) (2023) menyebutkan bahwa sekitar setengah populasi dunia berisiko terkena Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan 100–400 juta kasus per tahun. Di Indonesia, tercatat 143.000 kasus pada tahun 2022 dan 57.884 kasus hingga Agustus tahun 2023, dengan 422 kematian (Kemenkes, 2023). Di Jawa Timur, jumlah kasus menurun dari 13.236 pada tahun 2022 menjadi 7.235 pada tahun 2023, disertai penurunan angka kematian dari 1,2% menjadi 0,9% (Dinas Kesahatan Jawa Timur, 2023) <xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-13">Demam Berdarah Dengue dan Demam Dengue dibedakan berdasarkan adanya tanda kobocoran plasma. Demam Dengue pada hari ke-4 setelah gigitan nyamuk perlu diperhatikan dengan serius, karena biasanya infeksi memasuki fase kritis padahari ke-4 hingga ke-6. Fase ini berbahaya dan bisa berakibat fatal jika penderita tidak mendapatkan pengobatan yang cukup <xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-14">Pada penderita Demam Berdarah Dengue (DBD), kerusakan endotel dan penurunan jumlah trombosit akibat infeksi virus meningkatkan risiko perdarahan. Oleh karena itu, pemantauan trombosit, termasuk melalui indeks trombosit sangat penting untuk menilai tingkat kerusakan dan mendeteksi kemungkinan terjadinya dengue shock syndrome (DSS) <xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-15">Gejala Demam Dengue meliputi demam tinggi yang muncul tiba-tiba, berlangsung selama 2-7 hari seperti gejala berikut: sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, atau munculnya ruam pada kulit. Anak anak usia 5-10 tahun yang paling sering terkena infeksi. <xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-16">Virus dengue bisa menyebabkan infeksi tanpa gejala atau dengan gejala yang ringan sampai berat. Setelah masa inkubasi, penyakit ini muncul secara tiba-tiba dan diikuti melalui tiga fase, yaitu fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan. Setiap fase memiliki indikator berbeda, yang berguna untuk membantu menegakkan diagnosis dan memantau perkembangan penyakit dengue. Fase demam biasanya berlangsung selama 2–7 hari dan ditandai dengan penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia), yaitu WBC ≤ 5.000 sel/mm³. Selanjutnya, fase kritis terjadi pada hari ke-3 hingga ke-8, ditandai dengan kebocoran plasma. Untuk mendeteksi kebocoran plasma pada fase ini, digunakan indikator seperti jumlah trombosit dan nilai hematokrit <xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-17">Pemeriksaan hitung darah lengkap sangat penting dalam mendiagnosis pasien Demam Dengue. Menurut Word Health Organization (WHO) (2012), beberapa hasil pemeriksaan darah seperti jumlah Leukosit, Trombosit, dan Hematokrit memiliki peran penting dalam perjalanan klinis infeksi dengue <xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>. Pemeriksaan Trombosit, Hematokrit, dan Hemoglobin memiliki peranan sangat penting dalam mendiagnosis Demam Berdarah Dengue (DBD) terutama jika terjadi kebocoran plasma yang bisa menyebabkan syok. Trombositopenia biasanya menyebabkan perdarahan, oleh karena itu pemeriksaan trombosit sangat diperlukan. Peningkatan hematokrit dan hemoglobin menunjukkan tingkat pengentalan darah, sehingga penting untuk menilai kebocoran plasma dan mencegah terjadinya syok. Hal ini dapat memonitoring pasien yang awalnya tampak baik, tetapi bisa tiba-tiba mengalami kondisi syok. Keberhasilan penanganan DBD bergantung pada kecepatan diagnosis, pemantauan, dan pengawasan ketat <xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-18"><italic id="_italic-52">Mean Platelet Volume (MPV)</italic> merupakan salah satu parameter pemeriksaan darah yang digunakan untuk menilai ukuran rata-rata trombosit dalam sirkulasi darah perifer. <italic id="_italic-53">Mean Platelet Volume (MPV)</italic> mencerminkan aktivitas trombopoiesis dan dapat membantu mengevaluasi penyebab trombositopenia, seperti pada Demam Berdarah Dengue (DBD), yang melibatkan destruksi trombosit oleh antibodi anti-platelet serta gangguan produksi trombosit di sumsum tulang <xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. Fungsi trombosit dapat diketahui melalui pemeriksaan indeks trombosit, yaitu <italic id="_italic-54">Mean Platelet Volume (MPV</italic>) dan <italic id="_italic-55">Platelet Distribution Width (PDW)</italic>. Indeks trombosit memiliki peran penting dalam menunjukkan respon imun serta menjaga keseimbangan vaskular, proses aterosklerosis, dan peradangan <xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-19">Berdasarkan pada penelitian sebelumnya oleh (Arjana, 2020) menunjukkan terdapat penurunan <italic id="_italic-56">M</italic><italic id="_italic-57">ean </italic><italic id="_italic-58">Platelet V</italic><italic id="_italic-59">olume (MPV</italic><italic id="_italic-60">)</italic> dan kenaikan <italic id="_italic-61">Platelet Distribution W</italic><italic id="_italic-62">idth (PDW)</italic> yang signifikan pada pasien demam dengue. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pemeriksaan jumlah Trombosit, Hemoglobin, Hematokrit, <italic id="_italic-63">Mean Platelet Volume (MPV)</italic> dan <italic id="_italic-64">Platelet Distribution Width (PDW</italic>) pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue <xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>. 1`</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>II. Metode</title>
      <p id="_paragraph-20">Penelitian ini telah memperoleh sertifikat etik dengan nomor No.003/KET-KEPK/02-2025 dari komite Kelaikan Etik Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Sidoarjo pada tanggal 14 Januari 2025 penelitian ini dirancang untuk membandingkan jumlah Trombosit, Hemoglobin, Hematokrit, <italic id="_italic-65">Mean Platelet Volume (MPV)</italic>, <italic id="_italic-66">P</italic><italic id="_italic-67">latelet Distribution Width (PDW)</italic> pada pasien demam dengue dan demam berdarah dengue dengan menggunakan desain eksperimental laboratorium dan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari pasien demam dengue dan demam berdarah dengue Rumah di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Sidoarjo, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik <italic id="_italic-68">purposive random sampling</italic> dan menggunakan data sekunder. Kriteria pemilihan sampel mencakup pasien berusia 6-12 tahun, baik laki laki maupun perempuan, yang dirawat inap antara bulan Januari dan Febuari 2025 dengan total pasien 60 pasien yang diambil sebagai sampel yang terdiri dari 30 pasien demam dengue dan 30 pasien demam berdarah dengue. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan alat hematologi analyzer Sysmex Xs-800i alat ini menggunakan metode flowcytometri . Selanjutnya hasil pengukuran akan dianalisis secara statistik menggunkan Uji Independent T-Test. Metode ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang jelas mengenai perbedaan respons imun antara pasien demam dengue dan demam berdarah dengue, serta membantu dalam diagnosis yang lebih akurat.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>III. Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-21"> Hasil pengukuran rata-rata jumlah trombosit, hemoglobin, hematokrit, <italic id="_italic-69">mean platelet volume (MPV)</italic>, dan <italic id="_italic-70">platelet distribution width (PDW)</italic> pada pasien Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) disajikan pada Tabel 1. Data ini menunjukkan perbandingan nilai rata-rata dan standar deviasi dari masing-masing parameter hematologi yang diukur pada kedua kelompok pasien.</p>
      <p id="_paragraph-22"><bold id="_bold-12">Tabel 1</bold>. Hasil pegukuran rata rata jumlah  Trombosit, Hemoglobin, Hematokrit, <italic id="_italic-71">Mean Platelet Volume (MPV)</italic> dan <italic id="_italic-72">Platelet Distribution Width (PDW)</italic> pada Pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue</p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-23"/>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-4241bb20aac7e6331213a8391a7ee3da">
              <td id="30fde598342e85314d4f72df52e2a563">
                <bold id="_bold-13">Pemeriksaan</bold>
              </td>
              <td id="cca3d3728f7f3d609ebc8df3f9c7aca8">
                <bold id="_bold-14">Rata-rata</bold>
                <bold id="_bold-15">hasil</bold>
                <bold id="_bold-16">pengukuran</bold>
                <bold id="_bold-17">±</bold>
                <bold id="_bold-18">SD</bold>
              </td>
              <td id="e670a501348f20feb1359977256b21d1">
                <bold id="_bold-19">Nilai</bold>
                <bold id="_bold-20">Normal</bold>
              </td>
              <td id="2a0c6886d56a218b2678ad9936352edd">
                <bold id="_bold-21">Hasil</bold>
                <bold id="_bold-22">Uji</bold>
                <bold id="_bold-23">Statistik</bold>
                <bold id="_bold-24">(T-Test Independen)</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d6adcca443536f34b95ae5970f436065">
              <td id="f2ec594faf30006eb5ea2a758263b644">Trombosit DD</td>
              <td id="80e74b8b4f823a00ab47f318ec2dc861">143×10<sup id="_superscript-6">3</sup>/µL ± 46,9541</td>
              <td id="591da64ea5566cd933aa9f83bfd57d6c">150 – 450×10<sup id="_superscript-7">3</sup>/µL</td>
              <td id="d765921c1639acf501e5f0b338de8d08">0,000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9dbdcbd97066f70ea91501824e10523a">
              <td id="6c1e48145cef90c1d0900b8a3e538032">Trombosit DBD</td>
              <td id="3d676f510cb0eb445ff0cd28c468d29b">101×10<sup id="_superscript-8">3</sup>/µL ± 23,6376</td>
              <td id="c510d2318a1bcc17c03a4de41238ffe8">150 – 450×10<sup id="_superscript-9">3</sup>/µL</td>
              <td id="14d5c3bf9f9791e697b979b2eb6af9d5">0,000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d20863d08fd253ecc30145569cb02340">
              <td id="621a7bfb4e2643fb03f596e4c9933477">Hemoglobin DD</td>
              <td id="70aa0e0ac2c5f13619ae066a466e5523">13,2 g/dL  ± 1,275</td>
              <td id="4c9499ea816670a6f33e01da88442879">10,5 – 16,0 g/dL</td>
              <td id="1f45a38e87d8eeaa304d9e95292789b3">0,770</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1e35005d24594b91982f31c1e72a1454">
              <td id="f61386356fab4a2f8c7ecdd08967116e">Hemoglobin DBD</td>
              <td id="d2853d8d01cdb1dfbde23d18fbc78cba">13,0 g/dL ± 1,603</td>
              <td id="5a5cc41c318d710cf076e43aca54c0be">10,5 – 16,0 g/dL</td>
              <td id="479ffde97d9bf210dca4f0cc9b24df68">0,770</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e93934ff90aee3c8d8a2f3a34fa28ba9">
              <td id="0a19e614a90f9ba355f6a6184630a547">Hematokrit DD</td>
              <td id="f348fab2acdbf6d724a6fcfaf6d38f08">41,0 % ± 4,159</td>
              <td id="aafd52368c40596d9a10462ce69188bf">29,0  – 48,0 %</td>
              <td id="e262a028bdfb903e8875fa825206e73c">0,621</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ba4fb929c7334f1a1f546c61672593ff">
              <td id="2128afa57a633535cad2ed17e90bb060">Hematokrit DBD</td>
              <td id="365aa2fe3e58ff4ea258fad124bcefe2">41,5 % ± 2,160</td>
              <td id="11e9e0ab5a6c8ae56a52eacff9617eb4">29,0  – 48,0 %</td>
              <td id="9f20c6095552fa9fd5fc94dab81b8fdb">0,621</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f55f193e3025a9c53c5373bc554cc985">
              <td id="2059f87ea8caa0108045cda0a956d108">MPV DD</td>
              <td id="f035be97850b215ee387ce2458467d86">10,4 fl ± 0,986</td>
              <td id="ec36f51bc3415ec38068fca69b5fee76">7,3  –  12,4 fl</td>
              <td id="a413fdeaa0d08a2060b3d3161237982b">0,149</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5e30ac6ef93c807a4057385f63d9f5f4">
              <td id="2eea4a754427488ec4d0f00d26ccba56">MPV DBD</td>
              <td id="797d58a97a99d7711f0c0513f4d77c6e">10,1 fl ± 0,722</td>
              <td id="e745990eee7b45e130c88f937a5d6665">7,3  –  12,4 fl</td>
              <td id="f0bcddfa870002cefe57886c5c1c1952">0,149</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dedc3e8af0dfbbb13520e9b96f7385b2">
              <td id="1543e1d5e41e258c16cfacb5b5ce8abf">PDW DD</td>
              <td id="3159ed0957f04364164af51bcf07e741">12,2 fl ± 1,394</td>
              <td id="54b94a182c6f81954d9df9ebd5ad6f4e">10  –  18 fl</td>
              <td id="16bdbc6caf6c52a11b18c76cdea70a0c">0.148</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c0ab6d94067b7b2961766a3966d92cf2">
              <td id="6b5670bd5187a5d289238985cb9702eb">PDW DBD</td>
              <td id="56927f4e570b26d31cf12a9ce13ff172">11,6 fl ± 2,269</td>
              <td id="6f5b7a0bf90d73a26c9f23e4455143d9">10  –  18 fl</td>
              <td id="9eb152bb4cda80e939b9e2c0a62d28de">0.148</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-24">Berdasarkan hasil penelitian yang ditampilkan pada Tabel.1 diperoleh rerata jumlah Trombosit pada pasien Demam Dengue sebesar 143×10<sup id="_superscript-10">3</sup>/µL dan pasien Demam Derdarah Dengue sebesar 101×10<sup id="_superscript-11">3</sup>/µL. Data diuji menggunakan SPSS versi 23, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk (karena jumlah data &lt;50). Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi p=0,260 (p&gt;0,05), sehingga data terdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test dengan hasil p=0,00 (p&lt;0,05), menunjukkan data bersifat tidak homogen. Uji Independent T-Test kemudian dilakukan untuk menguji perbedaan rerata jumlah leukosit antara kedua kelompok. Hasil uji Independent T-Test menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p&lt;0,05), sehingga terdapat perbedaan bermakna antara jumlah Trombosit pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. </p>
      <p id="_paragraph-25">Rerata jumlah hemoglobin pada pasien Demam Dengue didapatkan sebesar 13,2 g/dL dan pada pasien Demam Berdarah Dengue sebesar 13,0 g/dL. Data diuji menggunakan SPSS versi 23, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk (untuk data &lt;50). Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi p=0,74 (p&gt;0,05), sehingga data terdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test dengan hasil p=0,211 (p&gt;0,05), menunjukkan data bersifat homogen. Uji Independent T-Test menunjukkan hasil signifikansi p=0,770 (p&gt;0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah hemoglobin pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue.</p>
      <p id="_paragraph-26">Rerata jumlah Hematokrit pada pasien Demam Dengue didapatkan sebesar 41,5 % dan pada pasien Demam Berdarah Dengue sebesar 41,5 %. Data diuji menggunakan SPSS versi 23, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk (untuk data&lt;50). Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi p=0,136 (p&gt;0,05), sehingga data terdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test dengan hasil p=0,019 (p&lt;0,05), menunjukkan data bersifat tidak homogen. Uji Independent T-Test menunjukkan hasil signifikansi p=0,621 (p&gt;0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah Hematokrit pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue.</p>
      <p id="_paragraph-27">Rerata jumlah <italic id="_italic-73">Mean Platelet Volume (MPV</italic><italic id="_italic-74">)</italic> pada pasien Demam Dengue didapatkan sebesar 10,4 fl dan pada pasien Demam Berdarah Dengue sebesar 10,1 fl. Data diuji menggunakan SPSS versi 23, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk (untuk data&lt;50). Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi p=0,052 (p&gt;0,05), sehingga data terdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test dengan hasil p=0,009 (p&lt;0,05), menunjukkan data bersifat tidak homogen. Uji Independent T-Test menunjukkan hasil signifikansi p=0,149 (p&gt;0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah <italic id="_italic-75">M</italic><italic id="_italic-76">ean</italic><italic id="_italic-77"> Platelet Volume (MPV</italic><italic id="_italic-78">)</italic> pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. </p>
      <p id="_paragraph-28">Rerata jumlah Platelet Distribution Width (PDW) pada pasien Demam Dengue didapatkan sebesar 12,2 fl dan pada pasien Demam Berdarah Dengue sebesar 11,6 fl. Data diuji menggunakan SPSS versi 23, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk (untuk data&lt;50). Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi p=0,084 (p&gt;0,05), sehingga data terdistribusi normal dan memenuhi syarat untuk uji statistik parametrik. Selanjutnya, dilakukan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test dengan hasil p=0,252 (p&gt;0,05), menunjukkan data bersifat homogen. Uji Independent T-Test menunjukkan hasil signifikansi p=0,277 (p&gt;0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah Platelet Distribution Width (PDW) pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue.</p>
      <p id="_paragraph-29">Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue, ditandai dengan demam selama 2 hingga 7 hari yang disertai gejala perdarahan, penurunan jumlah trombosit (trombositopenia), serta tanda-tanda kebocoran plasma seperti peningkatan hematokrit. Tidak semua yang terinfeksi virus dengue akan mengalami gejala berat seperti pada Demam Berdraah Dengue (DBD). Beberapa hanya mengalami demam ringan, bahkan ada yang tidak menunjukkan gejala  (asimtomatik). Sementara itu, sebagian lainnya mengalami demam dengue tanpa disertai kebocoran plasma maupun risiko kematian <xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-30">Perbedaan hasil yang signifikan pada parameter trombosit dari penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa adanya perbedaan yang bermakna antara rerata jumlah trombosit pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. Pada penelitian yang terdahulu didapatkan rerata jumlah trombosit pada pasien demam berdarah dengue lebih rendah dari demam dengue <xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>. Penurunan jumlah trombosit &lt;150.000/ µL dikategorikan trombositopenia. Pada infeksi, dengue trombositopenia terjadi akibat mekanisme supresi sumsum tulang, peningkatan destruksi, dan pemberhentian masa hidup trombosit. Pada demam berdarah dengue penyebab utama trombositopenia adalah pembentukan kompleks virus dan antibodi yang memicu terjadinya agregasi trombosit. Agregat ini kemudian melewati system (RES) dan dihancurkan. Selain itu, peningkatan destruksi trombosit di perifer juga yang mengakibatkan terjadinya trombositopenia pada demam berdarah dengue <xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-31">Berdasarkan hasil penelitian pada parameter Hemoglobin dan Hematokrit mendapatkan hasil yakni tidak ada perbedaaan yang signifikan pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan hemoglobin dan hematokrit pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue <xref id="_xref-16" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>. Hasil yang berbeda dapat dikarenakan perbedaan waktu pasien berobat dimana fase siklus dan derajat klinik  demam berdarah dengue yang berbeda beda <xref id="_xref-17" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Fase demam biasanya berlangsung selama 2–7 hari dan ditandai dengan penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia), yaitu WBC ≤ 5.000 sel/mm³. Selanjutnya, fase kritis terjadi pada hari ke-3 hingga ke-8, ditandai dengan kebocoran plasma. Untuk mendeteksi kebocoran plasma pada fase ini, digunakan indikator seperti jumlah trombosit dan nilai hematokrit <xref id="_xref-18" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-32">Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hasil yakni tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue, hal ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa  nilai Platelet Distribution Width (PDW) dan Mean Platelet Volume (MPV) pada penelitian berada dalam batas normal. Berdasarkan pembagian kelompok usia, diketahui bahwa anak-anak berusia 5–14 tahun merupakan kelompok yang paling banyak terinfeksi virus dengue. Temuan ini sesuai dengan penelitian oleh Raihan et al. yang juga melaporkan bahwa kelompok usia 5–14 tahun merupakan usia yang paling rentan terhadap DBD. Usia juga memengaruhi tingkat keparahan penyakit yang dialami pasien. Penelitian lain menunjukkan bahwa risiko terjadinya syok relatif stabil pada anak usia 4–12 tahun, dan mulai menurun saat memasuki usia remaja <xref id="_xref-19" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-33">
        <bold id="_bold-25">IV</bold>
        <bold id="_bold-26">. </bold>
        <bold id="_bold-27">SIMPULAN</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-aa98a72f7a27221e9570933c0f25edcc">Berdasarkan hasil pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan jumlah Hemoglobin, <italic id="_italic-79">Hematokrit, Mean Platelet Volume (MPV) </italic>dan<italic id="_italic-80"> Patelet Distribution Width (PDW</italic><italic id="_italic-81">)</italic> tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. Namun terdapat perbedaan secara signifikan pada jumlah Trombosit pada pasien Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue.</p>
      <p id="paragraph-84abcfece69727abcd2bf8b54b9615e7">
        <bold id="bold-797fcb73e0e72aab03a12b980bdef628">Ucapan Terima Kasih </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-34">Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada Orang Tua yang selalu mendukung dalam meyelesaikan penulisan artikel ini. Terimakasih kepada Direktur dan Penangungjawab Laboratorium Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Sidoarjo Sepanjang yang telah mengizinkan peneliti untuk melakukan penelitian.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>159-164</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2019</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31934/mppki.v2i3.626</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Akbar</surname>
              <given-names>Hairil</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Syaputra, Mauala</surname>
              <given-names>Eko</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion</source>
          <article-title>Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>153-158</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2021</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.37287/jppp.v3i1.358</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Alvinasyrah</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Jurnal Penelitian Perawat Profesional</source>
          <article-title>Nilai Trombosit dan Hematokrit dalam Manifestasi Perdarahan Pasien Demam Berdarah Dengue</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>517-526</page-range>
          <volume>12</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Tafhamin</surname>
              <given-names>Akmaliyah Dayinta</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Indawati</surname>
              <given-names>Rachmah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Peran Mikronutrisi Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19</source>
          <article-title>Regresi Logistik Ordinal Untuk Menganalisis Faktor Yang Mempengaruhi Derajat Keparahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Kota Surabaya</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>1082</page-range>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ristanti</surname>
              <given-names>Anindya Atiqah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Musdalifah</surname>
              <given-names>Eva</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Symposium of Neuropsychiatric Disorder</source>
          <article-title>Seorang Anak Perempuan Berusia 10 Tahun Dengan Demam Dengue : Laporan Kasus A 10 Years Old Girl with Dengue Fever : Case Report</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>267-274</page-range>
          <volume>10</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.32539/jkk.v10i3.21425</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nugraheni</surname>
              <given-names>Enny</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rizqoh</surname>
              <given-names>Debie</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sundari</surname>
              <given-names>Mulya</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya</source>
          <article-title>Manifestasi Klinis Demam Berdarah Dengue (Dbd)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>163-173</page-range>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Muthmainah</surname>
              <given-names>Noor</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Skripsiana</surname>
              <given-names>Nika Sterina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Andayani</surname>
              <given-names>Pudji</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hayati</surname>
              <given-names>Azka</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rosyida</surname>
              <given-names>Muthi'a</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rizkina</surname>
              <given-names>Farah Rullyta</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Lambung Mangkurat Medical Seminar</source>
          <article-title>Demam Dengue Pada Anak Di Lingkungan Lahan Basah: Laporan Kasus Dengan Pendekatan Holistik Komprehensif</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>1-12</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Wisanti</surname>
              <given-names>Retno</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>GongaNatalia</surname>
              <given-names>Vica</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hartanto</surname>
              <given-names>Wijaya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>AyuningsihDiyah</surname>
              <given-names>Wijayanti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Health Sains</source>
          <article-title>Referat Jumlah Leukosit Sebagai Prediktor Perburukan Trombositopenia Pada Pasien Demam Degue Anak</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>130-136</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Handayani</surname>
              <given-names>Dwinda Made Ni</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Udiyani</surname>
              <given-names>Citra Putu Desak</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mahayani</surname>
              <given-names>Aniek Putu Ni</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Aesculapius Medical Journal</source>
          <article-title>Hubungan Kadar Trombosit , Hematokrit , dan Hemoglobin dengan Derajat Demam Berdarah Dengue pada Pasien Anak Rawat Inap di BRSU Tabanan Berdasarkan data Kementrian Kesehatan Demam Berdarah Dengue dapat</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>336-340</page-range>
          <volume>13</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.15562/ism.v13i1.1231</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Beatrice</surname>
              <given-names>Callista</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Suryawan</surname>
              <given-names>Bikin Wayan I</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sucipta</surname>
              <given-names>Made Agung Anak</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Intisari Sains Medis</source>
          <article-title>Hubungan nilai mean platelet volume dengan derajat klinis demam berdarah dengue di RSUD Wangaya Kota Denpasar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>138</page-range>
          <volume>10</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.25077/jka.v10i3.1792</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Widary</surname>
              <given-names>Baiq Larasati</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Danuyanti</surname>
              <given-names>I Gusti Ayu Nyoman</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Zaetun</surname>
              <given-names>Siti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kesehatan Andalas</source>
          <article-title>Hubungan Titer Widal Dengan Jumlah dan Indeks Trombosit Penderita Demam Tifoid di Puskesmas Wilayah Lombok Barat</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>44-50</page-range>
          <volume>12</volume>
          <year>2020</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.23917/biomedika.v12i1.9725</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Arjana</surname>
              <given-names>Zhulhi Andika</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Yuantari</surname>
              <given-names>Rahma</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Devita</surname>
              <given-names>Ninda</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Irfan</surname>
              <given-names>Muhammad Rozan</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Biomedika</source>
          <article-title>Utilisasi indeks trombosit sebagai prediktor keparahan pada kasus febris curiga demam dengue</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>236-240</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Engka Andini</surname>
              <given-names>D.W</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Anggara</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Towidjojo</surname>
              <given-names>D.V</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Syamsi</surname>
              <given-names>N</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Agni</surname>
              <given-names>F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Demam berdarah dengue: laporan kasus dengue hemorrhagic fever: case report</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>8-15</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hasan</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Assagaf</surname>
              <given-names>H</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Daud</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Kieraha Medical Journal</source>
          <article-title>Pola Jumlah Trombosit pada Anak yang Menderita Demam Dengue (DF) dan Demam Berdarah Dengue (DHF) di RSUD DR. H. Chasan Boesoirie Ternate periode Januari-November 2019</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <volume>1</volume>
          <year>2013</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.35790/ebm.1.1.2013.4152</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Masihor</surname>
              <given-names>Jilly J. G.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mantik</surname>
              <given-names>Max F. J.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Memah</surname>
              <given-names>Maya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mongan</surname>
              <given-names>Arthur E.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal e-Biomedik</source>
          <article-title>Hubungan Jumlah Trombosit Dan Jumlah Leukosit Pada Pasien Anak Demam Berdarah Dengue</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>113-122</page-range>
          <volume>5</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33024/mnj.v5i1.7679</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Maesarah</surname>
              <given-names>Maesarah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Wardhani</surname>
              <given-names>Puspa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Puspitasari</surname>
              <given-names>Dwiyanti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Malahayati Nursing Journal</source>
          <article-title>Profil Pemeriksaan Darah Lengkap pada Pasien Anak Infeksi Virus Dengue di Instalasi Rawat Inap Smf Anak Rsud Dr. Soetomo Surabaya</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib16">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>1-10</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Djuma</surname>
              <given-names>W Agustina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Yudhaswara</surname>
              <given-names>A Novian</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nurdin</surname>
              <given-names>Wulandari Tri</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kesehatan Primer</source>
          <article-title>Analisis Darah (Hemoglobin, Hematokrit dan Trombosit) pada Pasien Anak Demam Berdarah Dengue</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib17">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>3-7</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2015</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Motulo</surname>
              <given-names>Y.C</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mongan</surname>
              <given-names>A.E</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Memaf</surname>
              <given-names>M.F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Karakteristik Trombosit Pada Pasien Anak Dengan Infeksi Visrus Dengue Di Manado</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
